Graduation Journey 3676 mdpl bagian-1 (OTW Malang)

ehmm lama ngga menyentuh ini blog lagi, sibuk kayak orang bener jadi ngga sempet buat berbagi tulisan. kali ini gw mau berbagi cerita perjalanan di bulan oktober 2012 yang lalu. mudah-mudahan ga kalah menariknya sama cerita punya kang donny di 5cm. nya hahah….

28036_3826542071756_892126291_n

3Gm. (Galau Man)

(Kiri ke Kanan : Reza Pahlevi sebagai Zapra, Amri sebagai Babeh, Wawan sebagai Wawaw)

langsung aja nyemplung keceritanya coi….

awal kisah,…

alhamdulillah sidang skripsi dan segala tetek bengek urusan revisinya udah selesai di penghujung september 2012 ini. berkas pun sudah meluncur ke admin fakultas dan disetujui. ternyata memang perjalanan yang panjang melihat 6 tahun kebelakang mengikuti perkuliahan di kampus yang dulunya ikip jkt ini. sampai lah pada momen yang ditunggu dan dinanti yang mungkin udah tidak tertahan lagi terutama buat kedua orang tua. (Kapan lulus nakkkk…) dalam benak si ibu πŸ™‚ Β puji syukur atas nikmat Allah karena di awal bulan november, hari itu akan menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua gw bahwa putra pertamanya ini berhasil menjadi Sarjana (benerin kerah…)

tiba-tiba tercetus idelah bagaimana supaya momen ini menjadi tidak biasa, ide gila terlintas buat memakai toga berdiri dipuncak tertinggi jawa, ya…, puncak mahameru. disela-sela kesibukan dikantor gw coba atur rencana buat menjalankan ide gila Β ini. liat-liat kalender ketemulah disitu tanggal cantik 26 s/d 30 oktober. sekalian momentm sumpah pemuda di semeru, pasti rame pikir gw…

langsung up date lah status gw di bbm buat ngompor-ngomporin siapa yang mau ikutan πŸ™‚

dan terbuktilah, umpan disambar bung,strikeee…haha, kawan seperjuangan putih abu-abu (SMA) si Amri Azhari Burhan alias Babeh dengan antusias menunjukan atensinya nge-bbm gw buat ikutan diperjalanan ini. setelah cocokin tanggalan dan cerita2 rencana gw akhirnya sepakat lah buat amanin tiket kereta di awal bulan oktober. maklum moda transportasi yang ini favorit, jadi mesti cepet-cepetan beli tiketnya sebelom kehabisan, apalagi tanggal keberangkatan kita ini bisa dibilang bakal padet penumpang karena long weekend bertepatan juga di tanggal 26 oktober itu hari raya idul adha.

yoiii…tiket udah ditangan coiii…up date statusss πŸ™‚ ckrekk… (tiket difoto)

dan kemudiannn..

PING…

PING….

si bedul dedengkot belerang kranji ngiri pengen ikut, ya… si Reza Pahlevi alias vekok alias bedul alias penggalau,haha… Bedul ini sobat seperjalanan gw, pernah kita bareng melangkahkan kaki mendaki punggungan demi punggungan dan juga turunan terjal di gunung Gede – Pangrango. akhirnya berangkatlah seminggu kemudiannya ke stasiun pasar senen buat beli tambahan satu tiket buat kawan seperjuangan seragam putih merah (SD) yang rumahnya juga ngga jauh dari rumah gw. dapetlah tiket buat si bedul ini, untungnya masih segerbong dan ngga jauh beda sama bangku gw dan babeh. dengan Rp 51.000,- kita bertiga berangkat ke kota apel dengan KA Matarmaja tanggal 26 oktober.

26 oktober 2012

sampai juga hari yang ditunggu-tunggu, persiapan peralatan dan logistik sudah aman. tinggal surat kesehatan yang belum dibuat. loh…buat apa? memang sudah menjadi prosedur untuk mendapatkan perizinan pendakian ke gunung semeru, bagi setiap pendaki diharuskan menyertakan surat keterangan sehat dari dokter. dan langsunglah saat itu gw dan reza berangkat ke klinik terdekat untuk memeriksa kondisi kesehatan. disaat yang bersamaan babeh ternyata udah nunggu di pasar proyek kranji, memang sudah janjian kita akan bertemu lalu berangkat bersamaan dari rumah gw. setelah melengkapi dan mengecek kembali perlengkapan kita bertiga pun meluncur ke stasiun kranji. pemberangkatan kereta matarmaja dari pasar senen jadi kita mesti naik kereta commuterline dulu untuk sampai di pasar senen. dengan Rp 8.500,- kita meluncur menggunakan kereta commuter AC.

jam menunjukan pukul 12.30 wib di layar bb πŸ™‚

“sampai di stasiun pasar senen kita” ,seru gw dengan semangat ngagetin reza dan babeh sambil gemblok keril.

setelah keluar sejenak dari peron stasiun kita bertiga mencari tempat dulu buat nunggu kereta yang menurut jadwal bakal berangkat jam 14.05 wib sambil menunggu kita bertiga sempetin dulu ngisi perut yang mulai berteriak minta diisi. merogoh kantong celana dan kita patungan ceban2 buat beli nasi bungkus. setelah menunggu beberpa menit datanglah reza dengan 3 orang yang baru dikenalnya, dilihat dari setelannya memang dapat dikenali kalo mereka ini pasti mau mendaki juga. telusur-telusur mereka ternyata seperjalanan ke malang juga dan bakalan menyambangi gunung bromo. bertambahlah kawan perjalanan.

beberapa saat terdengar pemberitahuan dari pengeras suara, “bagi yang telah memiliki tiket di persilahkan untuk masuk ke peron dan naik ke kereta.”

391818_2658356713465_682700801_n

Berangkat dulu coiii…. πŸ˜€

Kita pun bergegas masuk ke peron, petugas mencocokan tiket dengan ktp penumpang, memang peraturan terbaru yang diberlakukan oleh KAI sekarang untuk setiap tiket atas nama satu penumpang. Dan saat di peron kereta matarmaja pun sudah menunggu. Sempat bingun mana yang menjadi gerbong tempat kita duduk. dan akhirnya kita menemukannya.

jam menunjukkan saat itu pukul 13.40 wib, masih banyak waktu buat bersantai-santai disekitaran peron. gw pun turun dari gerbong karena didalam panas luar biasa, maklum kereta ekonomi…

setelah cari angin sejenak di peron kereta gw pun kembali masuk ke gerbong karena jam menunjukkan pukul 14.00 wib.

didalam gerbong ternyata punuh sesak sudah dengan penumpang, semua bangku terisi. dan bangku yang berhadapan sama gw juga udah terisi. srikandi-srikandi yang mau mendaki juga sepertinya. keliatan dari setelan dan tas keril yang dibawa.

basa-basi sejenak gw mencoba mengajak ngobrol,

“ehmm, rombongan ya mbak?” cetus gw,

“iya nh mas” kata mba2 disebrang yang gw ajak ngobrol,

“rombongan dari mana?” tanya gw lagi,

dan mba2 menjawab “kita-kita dari UMJ mas, 20 orang, rame kan :D”

“pada mau kemana ini bawa2 tas gede2? naek gunung ya?” tanya gw lagi kepo,

“iya mau ke semeru kita masss…” jawab si mba dengan centilnya,

“wah sama dong kita ber3 juga mau nanjak kesana” sambung gw datar,

Dan ga lama kereta pun mulai bergerak meninggalkan stasiun pasar senen, ehmm mari berpuisi sejenak πŸ˜€

ini puisi gw kasih judul “Kereta Matarmaja Pasar Senen-Malang Kota Baru”

(bener2 ga menarik diliat dari judulny)

selamat menikmati πŸ˜€

Bergerak rangkaian gerbong Matarmaja

Meninggalkan keramaian sibuknya Ibu kota

Ratusan kilometer panjang rel yang akan dilalui

Membelah malam tanah jawa yang loh jinawi

Matarmaja berlalu lewati kota

Memecah keheningan gelapnya desa

Lewat batas kaca kutatap jalur mu

Begitu cantiknya lampu yang samar menyala

Terlelap penumpang dalam deru mesin Matarmaja

Hilir mudik bergantian orang menjajakan dagangan

Disudut sambungan melepaskan asap ketenangan

Orang-orang yang mebawa masing-masing harapannya

196151_3825191918003_1576885535_n

Atraksi matahari pagi di kota Blitar… Selamat Datang di Jawa Timur

Perjalanan 15 jam yang lumayan bikin pinggang pegel, akhirnya sampai juga di kota Malang. Sekitar pukul 09.00 waktu bagian stasiun malang kota baru kita sampai. Banyak cerita2 di kereta yang akhirnya kita ber3 punya kawan perjalanan. Yang ditelusur-telusur ternyata rombongan 20 orang ini dari UMJ (Universitas Muhamadiyah Jakarta) dan juga rombongan 3 orang yang mau ke bromo saat ketemu di pasar senen berasal dari sukabumi.

Karena rombongan dari UMJ ini setujuan dengan kita ber3 maka kita ngikut gabung untuk perjalanan mencapai ranu pane.

395105_3852429758932_1491634058_n

Turun kereta langsung poto2….

Setelah beberapa menit masing-masing membersihkan diri juga dandan di toilet stasiun, perjalanan kita lanjutkan. tujuan selanjutnya adalah pasar tumpang. Dengan mencarter 2 angkot kita ber 23 diangkut menuju pasar tumpang ke basecamp nya pa rus. disini masing2 orang dikenakan ongkos 10rb.

545290_3852430758957_1386581696_n

Pose diangkot, mba2 (sebut saja marni) bersama kenek dadakan Amri alias Babeh πŸ˜€

Perjalanan dari Stasiun malang ke pasar tumpang menggunakan angkot tidak terlalu jauh, butuh waktu tempuh sekitar 30 menit. Menuju ke arah timur meninggalkan kota malang yang ternyata cukup terik sang mentari bersinar. Kok panas ya malang, fyuhh…

Sampai nya di pasar tumpang kita langsung menuju basecamp rumah milik pa rus yang letaknya dibelakang pasar tumpang. sedang ada pembangunan sepertinya dipasar tumpang saat itu, yang kata pedagang setempat memang pasar sedang dimodernisasi. sambil beristirahat sejenak yang lainnya di basecamp, gw dan reza mencoba mencari kebutuhan logistik yang kurang sebelum ngetruk ke ranu pane.

okehh sip… segitu dulu ceritany bersambung ke bagian-2 yeee

pegel nih jari πŸ˜€

Categories: Uncategorized | Tags: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: